Bisnis Internet, Bisnis Online

| Join | Pasti | Investasi | Sangat Profit|


Saya ingin tau apa TARGET dan Cita-Cita kamu Tahun ini ?
Apakah ingin memiliki Mobil Mewah ?
Ingin memiliki Rumah Mewah ?
- . Ingin memiliki Bisnis Besar ? - . Bebas Finansial ? - . Hidup Mapan dan Sejahtera ? - . Berlibur dengan keluarga ? TETAPI… Bagaimana CARA meraih itu semua ? Tak Masalah! Coba luangkan waktumu sejenak melihat situs ini : - . Tidak Butuh Modal BESAR ? - . Tidak Harus berpendidikan TINGGI ? - . Tidak Harus Bekerja sangat KERAS ?



Coba luangkan waktumu sejenak melihat situs ini :

 

Anda telah membuat sebuah keputusan penting untuk memulai perjalanan finansial anda di internet bersama KomisiPrima.com, Rp.160.000/ID untuk bergabung, anda berpeluang menghasilkan Rp. 192.000.000 hanya dengan modal sponsorisasi saja dan anda juga akan mendapatkan keuntungan setiap bulan dari investasi anda....
 
Forex Online

donderdag 14 mei 2009

Recommended Online Business in Indonesia

Recommended Online Business in Indonesia

1. http://www.suksesonline.net/?ref=157 (Sukses Online per id=100 ribu)
2. http://www.bisnis4future.com/?id=raiutama (Bisnis For Future per id=125 ribu)
3. http://tinyurl.com/cdz5a3 (sebuah Mesin Revolusi per id=150 ribu)
4. http://tinyurl.com/dknv5y (Water Flow Rotation per id=200 ribu)
5. http://tinyurl.com/dmyc67 (Frens & Store per id=300 ribu)
6. http://tinyurl.com/cc9pw3 (FORBIS e-Book Online per id=200 ribu)
7. http://tinyurl.com/dzrxv4 (Tabungan Extra Asia Pasific per id=200 ribu)
8. http://majalahhot.blogsome.com (Majalah Panas Hot per id hanya=59.900)
9. http://tinyurl.com/cepoa8 (Bisnis Pulsa Elektrik Gratis = terserah anda/deposit)
10. http://tinyurl.com/cpnqv8 (IndoSurveyor Produk Indonesia per id=20 ribu saja)

Labels:

dinsdag 14 april 2009

Online Business

Silahkan Kunjungi Sponsor Pendukung Kami:

1. http://tinyurl.com/cdz5a3 (sebuah Mesin Revolusi)
2. http://tinyurl.com/dknv5y (Water Flow Rotation)
3. http://tinyurl.com/dmyc67 (Frens & Store)
4. http://tinyurl.com/cc9pw3 (Toko Buku Online)
5. http://tinyurl.com/dzrxv4 (Tabungan Extra Asia Fasifik)
6. http://tinyurl.com/cy7v73 (Forum Bisnis Internet Indonesia)
7. http://tinyurl.com/cepoa8 (Bisnis Pulsa Elektrik Gratis)
8. http://tinyurl.com/cpnqv8 (IndoSurveyor Produk Indonesia)

Labels:

milyuner sukses




Labels:

donderdag 5 februari 2009

INVESTASI TABUNGAN EKSTRA

Nama Sponsor : I Gst Bagus Rai Utama

HP: 081337868577

email: raiutama@yahoo.com.au


SELAMAT DATANG DI INVESTASI TABUNGAN EKSTRA
” Bagaimana Cara Sederhana Dan Terbukti Untuk Mendapatkan Uang Lebih Banyak Dengan Menggunakan Sistem Bisnis Yang Berjalan Secara Otomatis Sehingga Semua Investor Pasti Dapat
Bonus Sharing Royalti Profit “
SHARING ROYALTI PROFIT

Apakah Anda ingin mendapatkan Produk Pasive Income? Pasti anda Jawab YA…,Selamat !! Anda berada di tempat yang tepat !!
Bersama Tabungan Ekstra Anda Pasti mendapatkan Pasive Income untuk kebebasan Finansial dan Waktu Anda, KarenaSemua Investor Pasti dapat Bonus Sharing Royalti Profit pada Akhir Bulan Tanpa Terkecuali, dengan Sistem Bisnis otomatis yang Tanpa Perlu Rekrut Downline, dan Tanpa Perlu Setor Uang Setiap Bulan.

Tabungan Ekstra akan memberikan Anda kebebasan finansial dan waktu tanpa Anda terlalu banyak kerja keras karena sudah ada system yang teruji UANG BEKERJA UNTUK ANDA !

MENDAPATKAN SHARING PROFIT UNTUK MASA DEPAN ANDA
Kami membuka secara online untuk menjangkau lebih luas lagi penyebarannya dan untuk membangun Investasi Anda menjadi keuntungan Profit yang Anda peroleh demi masa depan Anda.

Kelebihan Tabungan Ekstra :

1. Tidak Ada Pihak Yang Dirugikan Dengan Program Ini
Semua pembayaran akan langsung masuk ke rekening Anda. Komisi Anda akan langsung dibayarkan ke rekening bank Anda.

2. Aktivasi Investor Dengan Cepat
Setelah Anda mentransfer biaya keanggotaan Anda, kemudian melakukan konfirmasi pembayaran, Aktivasi keanggotaan Anda langsung diaktifkan.

3. Solusi Keuangan Bersama
Kami menerapkan sistem-sistem yang telah terbukti memberikan penghasilan kepada seluruh investor. Tidak hanya menguntungkan member yang mendaftar terlebih dahulu, namun menguntungkan seluruh member Karena tidak adanya tutup poin, tidak rekrut downline, tidak ada belanja bulanan, dan tidak ada biaya tahunan.

4. Anti SCAM Program, Money Game dan HYIP
Uang Anda aman. Hati-hati terhadap Bisnis lain karena akan segera SCAM setelah adminnya mengumpulkan banyak uang dari membernya, Kami mengutamakan Halal, Jujur dan Bersih untuk Kebersamaan karena Kami Marketing Online Business Building Center yang memberikan Produk berkualitas untuk Anda dari latar belakang apapun karena bisa digunakan sehari-hari.

5. Mandiri
Kami menyediakan Bonus tambahan kepada Anda berupa Sharing Royalti Profit Afiliasi bagi Anda yang mendaftar lebih cepat dan dari bisnis ini bisa mendapatkan modal untuk bikin usaha sendiri sehingga Anda bisa mendapatkan modal secara cepat dan pasti.

6. Profit
Setiap member pasti mendapatkan Profit dan masuk logika perhitungan bonusnya. Kami Bergerak di Forex Trading Center, Dana Reksa, Bursa Saham, Franchise Dll

7. Pelayanan
Kami mempunyai sales marketing EkstraCore BBC yang trampil dan handal untuk memasarkan program Investasi ini kepada semua Orang, baik melalui Online maupun Offline.

8. People Skill Produk BBC
Support System Produk Kami akan membantu Pelatihan Business Building Anda supaya dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari Anda, yang mengajarkan cara berpendapatan Puluhan Juta Perbulan, Peningkatan Penghasilan 100-1000% dan Pasif Income dalam waktu cepat dengan Mendaftar untuk Produk BBC Anda Juga masuk dalam Program Bisnis Investor TabunganEkstra.

9. Marketing Online BBC
Kami Bergerak Ke Jasa Marketing Produk Revolution Online Business Building Center Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatan Kualitas Diri, Kami Memberikan Produk Pelatihan-Pelatihan Khusus, Bisa didapat di Member Area Dan Perubahan Hidup Anda Segera Dimulai.
SEMUA PASTI DAPAT BONUS SHARING ROYALTI PROFIT
Tabungan Ekstra untuk memberikan solusi bagi Anda karena tidak membutuhkan modal yang besar dan tidak tiap bulan.Yang perlu Anda lakukan adalah bergabung sekarang juga untuk mendapatkan posisi yang awal dan sistem langsung akan bekerja sepenuhnya untuk Anda untuk meraih Sharing Royalti Profit dan pasive income.

Bagaimana Cara Dan Rahasia Tabungan Ekstra akan menjadikan Rp 200.000 Anda menjadi Rp 8.043.750 bahkan lebih hanya dalam waktu 6 bulan bahkan kurang? tanpa harus Anda bekerja keras?
Untuk Mengetahui Produk, Nilai Investasi dan Nilai Bagi Hasil yang Lebih Besar pada Tabungan Ekstra SILAHKAN KLIK DISINI

Support By :

TabunganEkstra & EkstraCore
CEO Of Business Building Centre
CS: 085722253366 (SMS ONLY)

Labels:

maandag 5 januari 2009

Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna mencapai sasaran organisasi.

Etimologi

Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutamanya "mengendalikan kuda" yang berasal dari bahasa latin manus yang berati "tangan". Kata ini lalu terpengaruh dari bahasa Perancis manège yang berarti "kepemilikan kuda" (yang berasal dari Bahasa Inggris yang berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. [1]. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari Bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.

Sejarah

Banyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lebih dari 100.000 orang selama 20 tahun.[2] Piramida Giza tak akan berhasil dibangun jika tidak ada seseorang—tanpa mempedulikan apa sebutan untuk manajer ketika itu—yang merencanakan apa yang harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin dan mengarahkan para pekerja, dan menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana.

Piramida di Mesir. Pembangunan piramida ini tak mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yang merencanakan, mengorganisasikan dan menggerakan para pekerja, dan mengontrol pembangunannya.

Praktik-praktik manajemen lainnya dapat disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yang ketika itu menjadi pusat perekonomian dan perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis dan melakukan banyak kegiatan yang lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal dan pada tiap-tiap perhentian, bahan baku dan tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dengan model lini perakitan (assembly line) yang dikembangkan oleh Hanry Ford untuk merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan dan pergudangan untuk memantau isinya, manajemen sumber daya manusia untuk mengelola angkatan kerja, dan sistem akuntansi untuk melacak pendapatan dan biaya.[3]

Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.

Peristiwa penting kedua yang mempengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

Di awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sebagai kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pada pertengahan tahun 1950, dan terus berlangsung hingga sekarang.

Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Weber menggambarkan suatu tipe ideal organisasi yang disebut sebagai birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikan dengan jelas, peraturan dan ketetapan yang rinci, dan sejumlah hubungan yang impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk "birokrasi yang ideal" itu tidak ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dengan maksud menjadikannya sebagai landasan untuk berteori tentang bagaimana pekerjaan dapat dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi banyak organisasi besar sekarang ini.[4]

Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirlkan ilmu riset operasi, yang merupakan kombinasi dari teori statistika dengan teori mikroekonomi. Riset operasi, sering dikenal dengan "Sains Manajemen", mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistik dan operasi. Pada tahun 1946, Peter F. Drucker—sering disebut sebagai Bapak Ilmu Manajemen—menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: "Konsep Korporasi" (Concept of the Corporation). Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.

Teori manajemen

Manajemen ilmiah

Frederick Winslow Taylor.

Manajemen ilmiah, atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management, pertama kali dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yang berjudul Principles of Scientific Management pada tahun 1911. Dalam bukunya itu, Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adalah "penggunaan metode ilmiah untuk menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan suatu pekerjaan." Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sebagai tahun lahirya teori manajemen modern.

Ide tentang penggunaan metode ilmiah muncul ketika Taylor merasa kurang puas dengan ketidakefesienan pekerja di perusahaannya. Ketidakefesienan itu muncul karena mereka menggunakan berbagai macam teknik yang berbeda untuk pekerjaan yang sama—nyaris tak ada standar kerja di sana. Selain itu, para pekerja cenderung menganggap gampang pekerjaannya. Taylor berpendapat bahwa hasil dari para pekerja itu hanyalah sepertiga dari yang seharusnya. Taylor kemudian, selama 20 tahun, berusaha keras mengoreksi keadaan tersebut dengan menerapkan metode ilmiah untuk menemukan sebuah "teknik paling baik" dalam menyelesaikan tiap-tiap pekerjaan.

Berdasarkan pengalamannya itu, Taylor membuat sebuah pedoman yang jelas tentang cara meningkatkan efesiensi produksi. Pedoman tersebut adalah:

  1. Kembangkanlah suatu ilmu bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang, yang akan menggantikan metode lama yang bersifat untung-untungan.
  2. Secara ilmiah, pilihlah dan kemudian latihlah, ajarilah, atau kembangkanlah pekerja tersebut.
  3. Bekerja samalah secara sungguh-sungguh dengan para pekerja untu menjamin bahwa semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang telah dikembangkan tadi.
  4. Bagilah pekerjaan dan tanggung jawab secara hampir merata antara manajemen dan para pekerja. Manajemen mengambil alih semua pekerjaan yang lebih sesuai baginya daripada bagi para pekerja.

Pedoman ini mengubah drastis pola pikir manajemen ketika itu. Jika sebelumnya pekerja memilih sendiri pekerjaan mereka dan melatih diri semampu mereka, Taylor mengusulkan manajemenlah yang harus memilihkan pekerjaan dan melatihnya. Manajemen juga disarankan untuk mengambil alih pekerjaan yang tidak sesuai dengan pekerja, terutama bagian perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengontrolan. Hal ini berbeda dengan pemikiran sebelumnya di mana pekerjalah yang melakukan tugas tersebut.

Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lebih jauh oleh pasangan suami-istri Frank dan Lillian Gilbreth. Keduanya tertarik dengan ide Taylor setelah mendengarkan ceramahnya pada sebuah pertemuan profesional.

Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan mikronometer yang dapat mencatat setiap gerakan yang dilakukan oleh pekerja dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan setiap gerakan tersebut. Gerakan yang sia-sia yang luput dari pengamatan mata telanjang dapat diidentifikasi dengan alat ini, untuk kemudian dihilangkan. Keluarga Gilbreth juga menyusun skema klasifikasi untuk memberi nama tujuh belas gerakan tangan dasar (seperti mencari, menggenggam, memegang) yang mereka sebut Therbligs (dari nama keluarga mereka, Gilbreth, yang dieja terbalik dengan huruf th tetap). Skema tersebut memungkinkan keluarga Gilbreth menganalisis cara yang lebih tepat dari unsur-unsur setiap gerakan tangan pekerja.

Skema itu mereka dapatkan dari pengamatan mereka terhadap cara penyusunan batu bata. Sebelumnya, Frank yang bekerja sebagai kontraktor bangunan menemukan bahwa seorang pekerja melakukan 18 gerakan untuk memasang batu bata untuk eksterior dan 18 gerakan juga untuk interior. Melalui penelitian, ia menghilangkan gerakan-gerakan yang tidak perlu sehingga gerakan yang diperlukan untuk memasang batu bata eksterior berkurang dari 18 gerakan menjadi 5 gerakan. Sementara untuk batu bata interior, ia mengurangi secara drastis dari 18 gerakan hingga menjadi 2 gerakan saja. Dengan menggunakan teknik-teknik Gilbreth, tukang baku dapat lebih produktif dan berkurang kelelahannya di penghujung hari.

Teori administrasi umum

Teori administrasi umum atau, dalam bahasa Inggris, general theory of administration, adalah teori umum mengenai apa yang dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik. Sumbangan penting untuk teori ini datang dari industrialis Perancis Henri Fayol dengan 14 prinsip manajemen-nya dan sosiolog Jerman Max Weber dengan konsep birokrasi—bentuk organisasi yang dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yang didefinisikande dengan jelas, peraturan dan ketetapan rinci, dan sejumlah hubungan impersonal.

Pendekatan kuantitatif

Pendekatan kuantitatif adalah penggunaan sejumlah teknik kuantitatif—seperti statistik, model optimasi, model informasi, atau simulasi komputer—untuk membantu manajemen dalam mengambil keputusan. Sebagai contoh, pemrograman linear digunakan para manajer untuk membantu mengambil kebijakan pengalokasian sumber daya; analisis jalur krisis (Critical Path Analysis) dapat digunakan untuk membuat penjadwalan kerja yang lebih efesien; model kuantitas pesanan ekonomi (economic order quantity model) membantu manajer menentukan tingkat persediaan optimum; dan lain-lain.

Pengembangan kuantitatif muncul dari pengembangan solusi matematika dan statistik terhadap masalah militer selama Perang Dunia II. Setelah perang berakhir, teknik-teknik matematika dan statistika yang digunakan untuk memecahkan persoalan-persoalan militer itu diterapkan di sektor bisnis. Pelopornya adalah sekelompok perwira militer yang dijuluki "Whiz Kids." Para perwira yang bergabung dengan Ford Motor Company pada pertengahan 1940-an ini menggunakan metode statistik dan model kuantitatif untuk memperbaiki pengambilan keputusan di Ford.

Kajian Hawthorne

Kajian Hawthrone adalah serangkaian kajian yang dilakukan pada tahun 1920-an hingga 1930-an. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Kajian dilakukan di Western Electric Company Works di Cicero, Illenois.

Uji coba dilaksanakan dengan membagi karyawan ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen dikenai berbagai macam intensitas penerangan sementara kelompok kontrol bekerja di bawah intensitas penerangan yang tetap. Para peneliti mengharapkan adanya perbedaan jika intensitas cahaya diubah. Namun, mereka mendapatkan hasil yang mengejutkan: baik tingkat cahaya itu dinaikan maupun diturunkan, output pekerja meningkat daripada biasanya. Para peneliti tidak dapat menjelaskan apa yang mereka saksikan, mereka hanya dapat menyimpulkan bahwa intensitas penerangan tidak berhubungan langsung dengan produktivitas kelompok dan "sesuatu yang lain pasti" telah menyebabkan hasil itu.

Pada tahun 1927, Profesor Elton Mayo dari Harvard beserta rekan-rekannya diundang untuk bergabung dalam kajian ini. Mereka kemudian melanjutkan penelitian tentang produktivitas kerja dengan cara-cara yang lain, misalnya dengan mendesain ulang jabatan, mengubah lamanya jam kerja dan hari kerja alam seminggu, memperkenalkan periode istirahat, dan menyusun rancangan upah individu dan rancangan upah kelompok. Penelitian ini mengindikasikan bahwa ternyata insentif-insentif di atas lebih sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dengan tekanan kelompok, penerimaan kelompok, serta rasa aman yang menyertainya. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu.

Kalangan akademisi umumnya sepakat bahwa Kajian Hawthrone ini memberi dampak dramatis terhadap arah keyakinan manajemen terhadap peran perlikau manusia dalam organisasi. Mayo menyimpulkan bahwa:

  • perilaku dan sentimen memiliki kaitan yang sangat erat
  • pengaruh kelompok sangat besar dampaknya pada perilaku individu
  • standar kelompok menentukan hasil kerja masing-masing karyawan
  • uang tidak begitu menjadi faktor penentu output bila dibandingkan dengan standar kelompok, sentimen kelompok, dan rasa aman.

Kesimpulan-kesimpulan itu berakibat pada penekanan baru terhadap faktor perilaku manusia sebagai penentu berfungsi atau tidaknya organisasi, dan pencapaian sasaran organisasi tersebut.

Fungsi manajemen

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Fungsi manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.

Perencanaan adalah memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. Perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan perusahaan secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. Manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana yang dipilih cocok dan dapat digunakan untuk memenuhi tujuan perusahaan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

Fungsi kedua adalah pengorganisasian atau organizing. Pengorganisasian dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.

Pengarahan atau directing adalah suatu tindakan untuk mengusahakan agar semua anggota kelompok berusaha untuk mencapai sasaran sesuai dengan perencanaan manajerial dan usaha-usaha organisasi. Jadi actuating artinya adalah menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang dikehendaki secara efektif. Dalam hal ini yang dibutuhkan adalah kepemimpinan (leadership).

Pengevaluasian atau evaluating dalah proses pengawasan dan pengendalian performa perusahaan untuk memastikan bahwa jalannya perusahaan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Seorang manajer dituntut untuk menemukan masalah yang ada dalam operasional perusahaan, kemudian memecahkannya sebelum masalah itu menjadi semakin besar.

Tingkatan manajer

Piramida jumlah karyawan pada organisasi dengan struktur tradisional, berdasarkan tingkatannya.

Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). manejemen lini pertama (first-line management), dikenal pula dengan istilah manajemen operasional, merupakan manajemen tingkatan paling rendah yang bertugas memimpin dan mengawasi karyawan non-manajerial yang terlibat dalam proses produksi. Mereka sering disebut penyelia (supervisor), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau bahkan mandor (foreman). Satu tingkat di atasnya adalah middle management atau manajemen tingkat menengah. Manajer menengah mencakup semua manajemen yang berada di antara manajer lini pertama dan manajemen puncak dan bertugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang termasuk manajer menengah di antaranya kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik, atau manajer divisi. Di bagian puncak pimpinan organisasi terdapat manajemen puncak yang sering disebut dengan executive officer atau top management. Bertugas merencanakan kegiatan dan strategi perusahaan secara umum dan mengarahkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen adalah CEO (chief executive officer) dan CFO (chief financial officer)

Meskipun demikian, tidak semua organisasi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan menggunakan bentuk piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih fleksibel dan sederhana, dengan pekerjaan yang dilakukan oleh tim karyawan yang selalu berubah, berpindah dari satu proyek ke proyek lainnya sesuai dengan dengan permintaan pekerjaan.

Peran manajer

Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok, yaitu peran antarpribadi, peran informasional, dan peran pengambilan keputusan. Peran antarpribadi adalah peran yang melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Tiga peran antarpribadi itu meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. Peran informasional meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara. Peran ketiga yaitu peran pengambil keputusan. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding. Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.

Keterampilan manajer

Gambar ini menunjukan keterampilan yang dibutuhkan manajer pada setiap tingkatannya.

Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar. Keterampilan pertama adalah keterampilan konseptual (conceptional skill). Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja. Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan (humanity skill). Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah. Keterampilan ketiga adalah keterampilan teknis yang pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.

Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin dalam bukunya Business 8th Edition menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu keterampilan manajemen waktu dan keterampilan membuat keputusan.

Kemampuan manajemen waktu merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Kebanyakan manajer, tentu saja, memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Namun demikian, waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.

Keterapilan kedua, yaitu keterampilan membuat keputusan, adalah kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar. (Griffin:2006)

Sarana manajemen

Man dan machine, dua sarana manajemen.

Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.

Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.

Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.

Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.

Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.

Prinsip manajemen

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: prinsip manajemen

Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu di pertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:

  1. Pembagian kerja (Division of work)
  2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
  3. Disiplin (Discipline)
  4. Kesatuan perintah (Unity of command)
  5. Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
  6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
  7. Penggajian pegawai
  8. Pemusatan (Centralization)
  9. Hirarki (tingkatan)
  10. Ketertiban (Order)
  11. Keadilan dan kejujuran
  12. Stabilitas kondisi karyawan
  13. Prakarsa (Inisiative)
  14. Semangat kesatuan, semangat korps

Etika manajerial

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Etika manajerial

Etika manajerial adalah standar prilaku yang memandu manajer dalam pekerjaan mereka.

Ada tiga kategori klasifikasi menurut Ricky W. Griffin dalam bukunya yang berjudul Business

  • Perilaku terhadap karyawan
  • Perilaku terhadap organisasi
  • Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya

Bidang manajemen

woensdag 30 juli 2008

Buku Akuntansi, Soal dan Kunci Jawaban

Anda akan dibantu untuk memahami definisi akuntansi, manfaat dari informasi akuntansi yang dihasilkannya serta siapa saja yang mempunyai kepentingan dengan laporan keuangan yang merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk mengukur hasil-hasil yang dicapai oleh suatu perusahaan
Download Link File:
Kuliah Akuntansi Bab1
Kuliah Akuntansi Bab2
Kuliah Akuntansi Bab3
Kuliah Akuntansi Bab4
Kuliah Akuntansi Bab5
Kuliah Akuntansi Bab6
Kuliah Akuntansi Bab7
Kuliah Akuntansi Bab8
Kuliah Akuntansi Bab9
Kuliah Akuntansi Bab10

Labels: ,

AKUNTANSI DENGAN KOMPUTER

AKUNTANSI DENGAN KOMPUTER

Tujuan mempelajari akuntansi adalah untuk memahami konsep proses dan bukan untuk mempelajari sistem itu sendiri, karena perangkat sistem akuntansi dapat berubah sesuai dengan kemajuan teknologi.
Secara ringkas konsep proses akuntansi adalah : masukan, proses, keluaran.
Ditinjau dari sudut pengolahan data, pengolahan data akuntansi bersifat terstruktur, sistematis, logis dan matematis. Sifat semacam inilah yang merupakan makanan empuk bagi komputer dan dalam hal inilah akuntansi mengalami perubahan yang luar biasa baik dalam cara pengolahan data, pengertian maupun konsep akuntansi.

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER
Komputer adalah sebuah mesin yang dapat diprogram untuk mengerjakan operasi atau tugas tertentu sesuai dengan kebutuhan pemakai. Suatu operasi atau tugas harus dapat diterjemahkan dalam bentuk operasi yang dapat dimengerti oleh komputer.Ditinjau dari urutan pengerjaan tugas, operasi komputer dibagi menjadi 3 proses utama, yaitu : masukan, proses dan keluaran. Sedangkan dilihat dari perangkat yang membentuk suatu system komputer, ada 3 komponen utama yaitu perangkat lunak, perangkat keras, dan perangkat manusia.
Sekarang ini hampir tidak lagi dijumpai penggunaan mesin ketik di kantor-kantor. Perusahaan ataupun kantor lebih menggunakan komputer untuk membantu kelancaran operasinya, termasuk untuk pengolahan data akuntansinya. Bahkan dalam perusahaan besar, akuntansi menjadi subsistem dalam system informasi manajemen.
Dimasa mendatang mungkin tidak akan lagi dijumpai system akuntansi manual. Jika demikian halnya, harus ada pendekatan baru untuk dalam pengajaran akuntansi agar tidak tergelincir untuk cenderung menguasai hal-hal yang sangat teknis, sementara ada hal-hal teknis tadi pada prakteknya akan digantikan fungsinya oleh komputer. Karakteristik pemprosesan data akuntansi yang telah disebutkan dimuka, khususnya akuntansi keuangan, telah banyak mengundang perusahaan perangkat lunak untuk mengembangkan program umum akuntansi (general accounting program) yang cukup canggih dan banyak dijual di pasar bebas, seperti DecEasy Accounting dan Peachtree.


Perangkat Pembentuk Sistem Komputer
Perangkat yang membentuk system komputer ada 3 :
1) Perangkat keras ( Hardware)
Perangkat keras adalah komponen fisik sebuah komputer yang mengerjakan operasi tertentu. Perangkat keras ada 3 alat utama yaitu:
a. Masukan (input device). Pada input device ini, program dan data biasanya disimpan dalam media masukan seperti disk, tape, kertas khusus, dsb.Sedangkan untuk data yang masih berupa dokumen sumber ke dalam media masukan diperlukan kegiatan yang disebut data entry.
b. Proses (processing device). Processing device ini sering disebut Central Processing Unit (CPU) dan merupakan otak komputer.Pada processing unit ini data, program dan alat dalam system komputer dikendalikan melalui suatu bahasa operasi yang dirancang khusus, sehingga komputer mampu mengerjakan tugas sesuai dengan programnya. Pada CPU ada 3 bagian utama yaitu main memory unit (yang berfungsi untuk menyimpan sementara data dan program yang akan diproses), arithmetic-logic unit / ALU (yang berfungsi melakukan operasi aritmetis dan logis), dan control unit(yang berfungsi untuk mengkoordinasikan semua alat, mengurutkan dan mengendalikan langkah-langkah operasi sesuai dengan program).
c. Keluaran ( output device). Setelah data diolah, maka informasi yang dihasilkan akan bermanfaat bagi pihak-pihak yang membutuhkan informasi. Alat keluaran berupa printer, layar monitor, terminal .
2). Perangkat Lunak (software)
Pengertian perangkat lunak menunjuk kepada program dan alat bantu yang bersifat menambah kemampuan komputer sebagai alat untuk melaksanakan tugas. Program adalah instruksi dalam bahasa mesin atau yang dapat dibaca oleh komputer, sehingga kalau operator menjalankan komputer dan menekan tombol tertentu maka komputer akan mengerjakan tugasnya.Sedangkan program yang dirancang untuk tujuan tertentu disebut program aplikasi, yang dapat dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan khusus pula.
3). Perangkat manusia(peopleware)
Perangkat manusia adalah mereka yang terlibat dalam perancangan dan pengoperasian system komputer untuk suatu organisasi tertentu . Perangkat ini antara lain analis system, programmer, operator dan teknisi.


Data dan Informasi
Dalam pembahasan terdahulu telah disebutkan istilah data dan informasi. Pengertian data harus dibedakan dengan informasi. Data merupakan bahan mentah untuk memproduksi informasi; tanpa data tidak akan dapat dihasilkan informasi. Untuk menjadi informasi data harus diproses untuk disajikan sesuai dengan kebutuhan pemakai tertentu. Untuk dapat disebut sebagai informasi, suatu informasi harus mempunyai makna tertentu bagi pemakainya.

Kualitas Informasi
Kualitas informasi berkaitan dengan intensitas informasi dalam memenuhi kebutuhan pemakai. Kualitas informasi dan kepuasan dalam menggunakan informasi biasanya ditentukan oleh hal-hal berikut :
1. Ketelitian. Informasi harus bebas dari kesalahan dan bias karena kesalahan, yang dapat mengurangi nilai informasi.
2. Bentuk. Informasi harus disajikan dalam format yang paling sesuai dengan permintaan pemakainya.
3. Tempat. Informasi mempunyai nilai yang tinggi kalau informasi tersimpan dalam bentuk yang mudah diperoleh kembali pada saat dibutuhkan.
4. Tepat waktu. Informasi harus tersedia tepat pada saat dibutuhkan.
5. Relevansi. Informasi harus berkaitan dengan tujuan diperolehnya informasi, yang berkaitan dengan masalah peringkasan informasi.
6. Reliabilitas. Informasi harus dapat diandalkan, yang biasanya berkaitan dengan sumber dan cara pengolahan informasi tersebut.

Program Komputer Untuk Akuntansi
Kebutuhan informasi yang berkaitan dengan akuntansi sangat banyak dan bervariasi, tergantung pada kompleksitas operasi perusahaan. Untuk kebutuhan akuntansi pada umumnya, perusahaan dapat menggunakan program standar(general accounting software) yang dijual dalam bentuk paket program.


Berikut ini akan dijelaskan 2 contoh program komputer untuk akuntansi :
 DacEasy Accounting 3.0
DacEasy Accounting adalah system yang lengkap mengelola dan mencatat transaksi-transaksi yang terjadi pada setiap perusahaan, baik perusahaan dagang maupun jasa. Dac Easy Accounting terdiri dari 7 fungsi utama yaitu : inventori barang dan jasa, pengajuan rekening /faktur, piutang dagang, order pembelian dan penerimaan, hutang dagang, buku besar serta penyusunan anggaran dan peramalan.
Untuk mengamankan informasi dalam system akuntansi, DacEasy Accounting menyediakan option kontrol untuk password pengaman.
Program ini dijalankan pada komputer IBM PC, XT atau AT yang kompatibel. Untuk penggunaan harus menggunakan MS DOS versi 2.00 atau yang lebih tinggi dan minimum mempunyai RAM 256 kilobyte.Juga diperlukan printer 80 kolom yang mampu mencetak karakter condesed (17 CPI). Sebuah harddisk sangat dianjurkan untuk penanganan dan penduplikasian data yang cepat dan mudah. DacEasy Accounting dapat beroperasi untuk perusahaan kecil yang menggunakan 2 disk drive atau satu drive dengan densitas tinggi (1.2 Megabyte).

 MYOB Accounting Plus 9.X
Program yang dibuat oleh MYOB Limited Australia ini telah dipakai dibeberapa negara dan direkomendasikan untuk berbagai jenis perusahaan. Program ini mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan software lain yang sejenis, yaitu : mudah digunakan, cocok untuk situasi dan kondisi bisnis di Indonesia, membuat laporan keuangan secara otomatis dan lengkap, kemampuan menampilkan data secara cepat dan mudah, system sekuriti yang mamadai, Laporan keuangan dapat diaktifkan dengan Microsoft Excel maupun Microsoft Word tanpa melalui proses expor-impor.
Kelengkapan fasilitas program ini antara lain : General Ledger, Chequebook, sales, time billing, purchases, payroll, inventory dan card file. MYOB dilengkapi dengan fasilitas password yang melekat pada data akuntansi bukan pada program MYOB. Sehingga jika perusahaan mempunyai beberapa data akuntansi, maka perusahaan dapat membuat beberapa password sesuai dengan banyaknya data .


Contoh paket program komputer akuntansi lainnya yang cukup dikenal dan dapat dibeli di toko komputer yang menjual software adalah :
 Program ACCPAC, dibuat oleh Computer Associates
 Program ACT 1 Series, dibuat oleh Cougar Mountain Software
 Program Business Works PC, dibuat oleh Manzanita Software Systems
 Program DacEasy Accounting, dibuat oleh Daceasy
 Program PACIOLI 2000, dibuat oleh M.USA Business Systems, Inc
 Program PeachtreeComplete II, dibuat oleh Peachtree Software
Paket-paket tersebut tidak dapat dengan sendirinya langsung digunakan karena sifat program tersebut yang umum. Untuk memenuhi kebutuhan tertentu harus ditentukan lebih dahulu spesifikasi khusus yang diinginkan, seperti kode rekening, banyaknya rekening, nama rekening, jurnal yang akan dipakai, dsb.


Komputerisasi Proses Akuntansi
Bila dipelajari sifatnya, proses akuntansi yang dimulai dari penjurnalan sampai kepada laporan adalah bersifat matematis (karena hubungan buku besar dapat ditunjukkan dalam persamaan akuntansi), sistematis (karena urutan pengerjaannya jelas), dan logis (karena unsur pertimbangan tidak terlibat lagi), biasanya menjadi objek komputerisasi.

























Dengan system komputer, maka langkah yang paling kritis adalah analisis transaksi. Karena kalau langkah ini salah maka hasil pengolahan data yang dilakukan oleh komputer selanjutnya juga akan ikut salah. Yang menjadi persoalan adalah siapa orang yang tepat untuk melakukan data entry. Hanya operator tertentu yang diotorisasi yang dapat melakukan tugas entry data. Untuk menjalankan program dan entry data, operator tersebut diberi kode khusus (password) agar dapat membuka file akuntansi dan melakukan “pencatatan” transaksi tertentu. Cara ini merupakan salah satu langkah pengaman bila terjadi kesalahan maupun penyalahgunaan informasi.
Komunikasi dengan komputer dilakukan melalui terminal yang terdiri atas keyboard, layar monitor dan printer. Dalam hal mikrokomputer, semua perangkat komputer menjadi satu kesatuan dan berdiri sendiri sebagai suatu system. Walaupun dengan penggunaan komputer kegiatan-kegiatan dalam siklus akuntansi menjadi tidak ada lagi, namun konsep dalam system akuntansi manual tetap diperlukan . Perlu dicatat bahwa pelaporan keuangan tidak dapat digantikan oleh komputer, karena yang dapat digantikan adalah proses pengolahan datanya. Oleh karena itu bagian akuntansi yang mengolah data dengan komputer disebut bagian electronic data processing (EDP).

Keuntungan Komputerisasi Data Akuntansi
Berikut ini adalah beberapa keuntungan dilakukannya komputerisasi data akuntansi :
 Kecepatan proses. System komputer dapat menghasilkan informasi keuangan relatif cepat dibandingkan dengan system manual, karena komputer dapat melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan dengan kecepatan yang tinggi.
 Volume output yang dihasilkan lebih banyak.
 Pencegahan kekeliruan. Tingkat ketelitian dan kepatuhan komputer jauh lebih tinggi daripada manusia.
 Posting dilakukan otomatis. Pekerjaan pembukuan dan pelaporan keuangan dapat dicetak setiap saat sehingga memudahkan si pemakai laporan keuangan dalam pengambilan keputusan.
 Pencetakan dokumen dapat lebih banyak. Pencetakan dokumen dapat dilakukan berulangkali dalam waktu relatif singkat dengan tingkat ketelitian tinggi dan terinci.
 Pengamanan data yang terjamin. Program dilengkapi password yang memungkinkan hanya karyawan tertentu yang dapat mengakses data akuntansi.


Sistem Informasi Manajemen
Komputer tidak hanya dapat mengolah data akuntansi, tetapi juga data lainnya dalam rangka menghasilkan informasi untuk pengambilan keputusan terutama keputusan manajerial.

Kalau ditinjau dari kepentingan manajemen dalam pengendalian perusahaan secara keseluruhan yang didukung oleh informasi, baik secara kualitatif dan kuantitatif, maka sistem informasi akuntansi mungkin hanya merupakan subsistem dari sistem yang lebih luas yaitu sistem informasi manajemen (SIM). SIM berkepentingan dalam penyediaan informasi secara menyeluruh dan terintegrasi dalam membantu pangambilan keputusan bagi berbagai tingkatan manajemen pada perusahaan.Dengan demikian, data yang tersimpan dalam sistem komputer harus meliputi seluruh data yang diperlukan, yang keseluruhannya akan membentuk basis data (data base), yang kemudian dapat diolah menjadi berbagai informasi manajemen sesuai kebutuhan.

Labels:

| Join | Pasti | Investasi | Sangat Profit|

KUNJUNGI JUGA WEB SITE DI BAWAH UNTUK BISNIS Online ANDA !!!











Search Engine Submission - AddMe

Copyright 2009 www.SP2atm.com

Indo_Banner_Exchange